Showing posts with label Traveling. Show all posts
Showing posts with label Traveling. Show all posts


Apakah anda pernah bepergian ke objek wisata yang satu ini ? Candi Borobudur atau Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang , masuk dalam wilayah propinsi Jawa Tengah, Borobudur terletak di sebelah selatan kurang lebih 15 km sebelah selatan kota Magelang dataran kedu yang berbukit hampir seluruhnya di kelilingi pegunungan, pegunungan yang mengelilingi Candi Borobudur di antaranya di sebelah timur terdapat Gunung Merbabu dan Gunung Merapi Barat, Laut Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro.

Dalam etnis Tionghoa, candi ini disebut juga 婆羅浮屠 (Hanyu Pinyin: pó luó fú tú) dalam bahasa Mandarin.

ASAL USUL SEJARAH SINGKAT CANDI BOROBUDURWAKTU DIDIRIKAN Banyak buku – buku sejarah yang menuliskan tentang Candi Borobudur akan tetapi kapan Candi Borobudur itu di dirikan tidaklah dapat di ketahui secara pasti namun suatu perkiraan dapat di peroleh dengan tulisan singkat yang di pahatkan di atas pigura relief kaki asli Candi Borobudur ( Karwa Wibhangga ) menunjukan huruf sejenis dengan yang di dapatkan dari prasati di akhir abad ke – 8 sampai awal abad ke – 9 dari bukti – bukti tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa Candi Borobudur di dirikan sekitar tahun 800 M.

Kesimpulan tersebut di atas itu ternyata sesuai benar dengan dengan kerangka sejarah Indonesia pada umumnya dan juga sejarah yang berada di daerah jawa tengah pada khususnya periode antara abad ke – 8 dan pertengahan abad ke – 9 di terkenal dengan abad Emas Wangsa Syailendra kejayaan ini di tandai di bangunnya sejumlah besar candi yang di lereng – lereng gunung kebanyakan berdiri khas bangunan hindu sedangkan yang bertebaran di dataran – dataran adalah khas bangunan Budha tapi ada juga sebagian khas Hindu


Dengan demikian dapat di tarik kesimpulan bahwa Candi Borobudur di bangun oleh wangsa Syailendra yang terkenal dalam sejarah karena karena usaha untuk menjunjung tinggi dan mengagungkan agama Budha Mahayana.


Tahap Pembangunan Borobudur * Tahap pertama Masa pembangunan Borobudur tidak diketahui pasti (diperkirakan antara 750 dan 850 M). Pada awalnya dibangun tata susun bertingkat. Sepertinya dirancang sebagai piramida berundak. tetapi kemudian diubah. Sebagai bukti ada tata susun yang dibongkar. * Tahap kedua Pondasi Borobudur diperlebar, ditambah dengan dua undak persegi dan satu undak lingkaran yang langsung diberikan stupa induk besar. * Tahap ketiga Undak atas lingkaran dengan stupa induk besar dibongkar dan dihilangkan dan diganti tiga undak lingkaran. Stupa-stupa dibangun pada puncak undak-undak ini dengan satu stupa besar di tengahnya. * Tahap keempat Ada perubahan kecil seperti pembuatan relief perubahan tangga dan lengkung atas pintu.


PENEMUAN KEMBALI Borobudur yang menjadi keajaiban dunia menjulang tinggi antara dataran rendah di sekelilingnya.

Tidak akan pernah masuk akal mereka melihat karya seni terbesar yang merupakan hasil karya sangat mengagumkan dan tidak lebih masuk akal lagi bila di katakan Candi Borobudur pernah mengalami kerusakan


Memang demikian keadaannya Candi Borobudur terlupakan selama tenggang waktu yang cukup lama bahkan sampai berabad – abad bangunan yang begitu megahnya di hadapkan pada proses kehancuran. Kira – kira hanya 150 tahun Candi Borobudur di gunakan sebagai pusat Ziarah, waktu yang singkat di bandingkan dengan usianya ketika pekerja menghiasi / membangun bukit alam Candi Borobudur dengan batu – batu di bawah pemerintahan yang sangat terkenal yaitu SAMARATUNGGA, sekitar tahun 800 – an dengan berakhirnya kerajaan Mataram tahu 930 M pusat kehidupan dan kebudayaan jawa bergeser ke timur


Demikian karena terbengkalai tak terurus maka lama – lama di sana – sini tumbuh macam – macam tumbuhan liar yang lama kelamaan menjadi rimbun dan menutupi bangunannya. Pada kira – kira abad ke – 10 Candi Borobudur terbengkalai dan terlupakan.


Baru pada tahun 1814 M berkat usaha Sir Thomas Stamford Rafles Candi Borobudur muncul dari kegelapan masa silam. Rafles adalah Letnan Gubernur Jendral Inggris, ketika Indonesia di kuasai / di jajah Inggris pada tahun 1811 M –1816 M.


Pada tahun 1835 M seluruh candi di bebaskan dari apa yang menjadi penghalang pemandangan oleh Presiden kedua yang bernama Hartman, karena begitu tertariknya terhadap Candi Borobudur sehingga ia mengusahakan pembersihan lebih lanjut, puing –puing yang masih menutupi candi di singkirkan dan tanah yang menutupi lorong – lorong dari bangunan candi di singkirkan semua sehingga candi lebih baik di bandingkan sebelumnya.





Foto Pertama Candi Borobudur dari tahun 1873, bendera Belanda nampak pada stupa utama candi


PENYELAMATAN 1 Semenjak Candi Borobudur di temukan dimulailah usaha perbaikan dan pemugaran kembali bangunan Candi Borobudur mula – mula hanya dilakukan secara kecil – kecilan serta pembuatan gambar – gambar dan photo – photo reliefnya. Pemugaran Candi Borobudur yang pertama kali di adakan pada tahun 1907 M – 1911 M di bawah pimpinan Tuan Van erf dengan maksudnya adalah untuk menghindari kerusakan – kerusakan yang lebih besar lagi dari bangunan Candi Borobudur Teras tertinggi setelah restorasi Van Erp


walaupun banyak bagian tembok atau dinding – dinding terutama tingkat tiga dari bawah sebelah Barat Laut, Utara dan Timur Laut yang masih tampak miring dan sangat mengkhawatirkan bagi para pengunjung maupun bangunannya sendiri namun pekerjaan Van Erp tersebut untuk sementara Candi Borobudur dapat di selamatkan dari kerusakan yang lebih besar.


Mengenai gapura – gapura hanya beberapa saja yang telah di kerjakan masa itu telah mengembalikan kejayaan masa silam, namun juga perlu di sadari bahwa tahun – tahun yang di lalui borobudur selama tersembunyi di semak – semak secara tidak langsung telah menutupi dan melindungi dari cuaca buruk yang mungkin dapat merusak bangunan Candi Borobudur, Van Erp berpendapat miring dan meleseknya dinding – dinding dari bangunan itu tidak sangat membahayakan bangunan itu, Pendapat itu sampai 50 tahun kemudian memang tidak salah akan tetapi sejak tahun 1960 M pendapat Tuan Van erf itu mulai di ragukan dan di khawatirkan akan ada kerusakan yang lebih parah


PEMUGARAN CANDI BOROBUDUR Pemugaran Candi Borobudur di mulai tanggal 10 Agustus 1973 prasati dimulainya pekerjaan pemugaran Candi Borobudur terletak di sebelah Barat Laut Menghadap ke timur karyawan pemugaran tidak kurang dari 600 orang diantaranya ada tenaga – tenaga muda lulusan SMA dan SIM bangunan yang memang diberikan pendidikan khususnya mengenai teori dan praktek dalam bidang Chemika Arkeologi ( CA ) dan Teknologi Arkeologi ( TA )


Teknologi Arkeologi bertugas membongkar dan memasang batu - batu Candi Borobudur sedangkan Chemika Arkeologi bertugas membersihkan serta memperbaiki batu – batu yang sudah retak dan pecah, pekerjaan – pekerjan di atas bersifat arkeologi semua di tangani oleh badan pemugaran Candi Borobudur, sedangkan pekerjaan yang bersifat teknis seperti penyediaan transportasi pengadaaan bahan – bahan bangunan di tangani oleh kontraktor ( PT NIDYA KARYA dan THE CONTRUCTION AND DEVELOPMENT CORPORATION OF THE FILIPINE ).


Bagian – bagian Candi Borobudur yang di pugar ialah bagian Rupadhatu yaitu tempat tingkat dari bawah yang berbentuk bujur sangkar sedangkan kaki Candi Borobudur serta teras I, II, III dan stupa induk ikut di pugar pemugaran selesai pada tanggal 23 Februari 1983 M di bawah pimpinan DR Soekmono dengan di tandai sebuah batu prasati seberat + 20 Ton.


Prasasti peresmian selesainya pemugaran berada di halaman barat dengan batu yang sangat besar di buatkan dengan dua bagian satu menghadap ke utara satu lagi menghadap ke timur penulisan dalam prasasti tersebut di tanda tangani langsung oleh tenaga yang ahli dan terampil dari Yogyakarta yang bekerja pada proyek pemugaran Candi Borobudur.


Ikhtisar Waktu Proses Pemugaran Candi borobudur * 1814 - Sir Thomas Stamford Raffles, Gubernur Jenderal Britania Raya di Jawa, mendengar adanya penemuan benda purbakala di desa Borobudur. Raffles memerintahkan H.C. Cornelius untuk menyelidiki lokasi penemuan, berupa bukit yang dipenuhi semak belukar. * 1873 - monografi pertama tentang candi diterbitkan. * 1900 - pemerintahan Hindia Belanda menetapkan sebuah panitia pemugaran dan perawatan candi Borobudur. * 1907 - Theodoor van Erp memimpin pemugaran hingga tahun 1911. * 1926 - Borobudur dipugar kembali, tapi terhenti pada tahun 1940 akibat krisis malaise dan Perang Dunia II. * 1956 - Pemerintah Indonesia meminta bantuan UNESCO. Prof. Dr. C. Coremans datang ke Indonesia dari Belgia untuk meneliti sebab-sebab kerusakan Borobudur. * 1963 - Pemerintah Indonesia mengeluarkan surat keputusan untuk memugar Borobudur, tapi berantakan setelah terjadi peristiwa G-30-S. * 1968 - Pada konferensi-15 di Perancis, UNESCO setuju untuk memberi bantuan untuk menyelamatkan Borobudur. * 1971 - Pemerintah Indonesia membentuk badan pemugaran Borobudur yang diketuai Prof.Ir.Roosseno. * 1972 - International Consultative Committee dibentuk dengan melibatkan berbagai negara dan Roosseno sebagai ketuanya. Komite yang disponsori UNESCO menyediakan 5 juta dolar Amerika Serikat dari biaya pemugaran 7.750 juta dolar Amerika Serikat. Sisanya ditanggung Indonesia. * 10 Agustus 1973 - Presiden Soeharto meresmikan dimulainya pemugaran Borobudur; pemugaran selesai pada tahun 1984 * 21 Januari 1985 - terjadi serangan bom yang merusakkan beberapa stupa pada Candi Borobudur yang kemudian segera diperbaiki kembali. Serangan dilakukan oleh kelompok Islam ekstremis yang dipimpin oleh Husein Ali Al Habsyi. * 1991 - Borobudur ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO. BAtu Peringatan Pemugaran candi Borobudur dengan bantuan UNESCO


ASAL USUL NAMA BOROBUDUR Banyak teori yang berusaha menjelaskan nama candi ini. Salah satunya menyatakan bahwa nama ini kemungkinan berasal dari kata Sambharabhudhara, yaitu artinya "gunung" (bhudara) di mana di lereng-lerengnya terletak teras-teras. Selain itu terdapat beberapa etimologi rakyat lainnya.


Misalkan kata borobudur berasal dari ucapan "para Buddha" yang karena pergeseran bunyi menjadi borobudur. Penjelasan lain ialah bahwa nama ini berasal dari dua kata "bara" dan "beduhur". Kata bara konon berasal dari kata vihara, sementara ada pula penjelasan lain di mana bara berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya kompleks candi atau biara dan beduhur artinya ialah "tinggi", atau mengingatkan dalam bahasa Bali yang berarti "di atas". Jadi maksudnya ialah sebuah biara atau asrama yang berada di tanah tinggi.


Sejarawan J.G. de Casparis dalam disertasinya untuk mendapatkan gelar doktor pada 1950 berpendapat bahwa Borobudur adalah tempat pemujaan. Berdasarkan prasasti Karangtengah dan Kahulunan, Casparis memperkirakan pendiri Borobudur adalah raja Mataram dari wangsa Syailendra bernama Samaratungga, yang melakukan pembangunan sekitar tahun 824 M.


Bangunan raksasa itu baru dapat diselesaikan pada masa putrinya, Ratu Pramudawardhani. Pembangunan Borobudur diperkirakan memakan waktu setengah abad. Dalam prasasti Karangtengah pula disebutkan mengenai penganugerahan tanah sima (tanah bebas pajak) oleh Çrī Kahulunan (Pramudawardhani) untuk memelihara Kamūlān yang disebut Bhūmisambhāra. Istilah Kamūlān sendiri berasal dari kata mula yang berarti tempat asal muasal, bangunan suci untuk memuliakan leluhur, kemungkinan leluhur dari wangsa Sailendra. Casparis memperkirakan bahwa Bhūmi Sambhāra Bhudhāra dalam bahasa sansekerta yang berarti "Bukit himpunan kebajikan sepuluh tingkatan boddhisattwa", adalah nama asli Borobudur.


BANGUNAN CANDI BOROBUDURURAIAN BANGUNAN CANDI BOROBUDUR Candi Borobudur di bangun mengunakan batu Adhesit sebanyak 55.000 M3 bangunan Candi Borobudur berbentuk limas yang berundak – undak dengan tangga naik pada ke – 4 sisinya ( Utara, selatan, Timur Dan Barat ) pada Candi Borobudur tidak ada ruangan di mana orang tak bisa masuk melainkan bisa naik ke atas saja.


Lebar bangunan Candi Borobudur 123 M Panjang bangunan Candi Borobudur 123 M Pada sudut yang membelok 113 M Dan tinggi bangunan Candi Borobudur 30.5 M


Pada kaki yang asli di di tutup oleh batu Adhesit sebanyak 12.750 M3 sebagai selasar undaknya.


Candi Borobudur memiliki struktur dasar punden berundak, dengan enam pelataran berbentuk bujur sangkar, tiga pelataran berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Selain itu tersebar di semua pelatarannya beberapa stupa.


Sepuluh pelataran yang dimiliki Borobudur menggambarkan secara jelas filsafat mazhab Mahayana. Bagaikan sebuah kitab, Borobudur menggambarkan sepuluh tingkatan Bodhisattva yang harus dilalui untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha.


Bagian kaki Borobudur melambangkan Kamadhatu, yaitu dunia yang masih dikuasai oleh kama atau "nafsu rendah". Bagian ini sebagian besar tertutup oleh tumpukan batu yang diduga dibuat untuk memperkuat konstruksi candi. Pada bagian yang tertutup struktur tambahan ini terdapat 120 panel cerita Kammawibhangga. Sebagian kecil struktur tambahan itu disisihkan sehingga orang masih dapat melihat relief pada bagian ini.


Empat lantai dengan dinding berelief di atasnya oleh para ahli dinamakan Rupadhatu. Lantainya berbentuk persegi. Rupadhatu adalah dunia yang sudah dapat membebaskan diri dari nafsu, tetapi masih terikat oleh rupa dan bentuk. Tingkatan ini melambangkan alam antara yakni, antara alam bawah dan alam atas. Pada bagian Rupadhatu ini patung-patung Buddha terdapat pada ceruk-ceruk dinding di atas ballustrade atau selasar.


Mulai lantai kelima hingga ketujuh dindingnya tidak berelief. Tingkatan ini dinamakan Arupadhatu (yang berarti tidak berupa atau tidak berwujud). Denah lantai berbentuk lingkaran. Tingkatan ini melambangkan alam atas, di mana manusia sudah bebas dari segala keinginan dan ikatan bentuk dan rupa, namun belum mencapai nirwana. Patung-patung Buddha ditempatkan di dalam stupa yang ditutup berlubang-lubang seperti dalam kurungan. Dari luar patung-patung itu masih tampak samar-samar.


Tingkatan tertinggi yang menggambarkan ketiadaan wujud dilambangkan berupa stupa yang terbesar dan tertinggi. Stupa digambarkan polos tanpa lubang-lubang. Di dalam stupa terbesar ini pernah ditemukan patung Buddha yang tidak sempurna atau disebut juga unfinished Buddha, yang disalahsangkakan sebagai patung Adibuddha, padahal melalui penelitian lebih lanjut tidak pernah ada patung pada stupa utama, patung yang tidak selesai itu merupakan kesalahan pemahatnya pada zaman dahulu. menurut kepercayaan patung yang salah dalam proses pembuatannya memang tidak boleh dirusak. Penggalian arkeologi yang dilakukan di halaman candi ini menemukan banyak patung seperti ini.


Di masa lalu, beberapa patung Buddha bersama dengan 30 batu dengan relief, dua patung singa, beberapa batu berbentuk kala, tangga dan gerbang dikirimkan kepada Raja Thailand, Chulalongkorn yang mengunjungi Hindia Belanda (kini Indonesia) pada tahun 1896 sebagai hadiah dari pemerintah Hindia Belanda ketika itu.


Borobudur tidak memiliki ruang-ruang pemujaan seperti candi-candi lain. Yang ada ialah lorong-lorong panjang yang merupakan jalan sempit. Lorong-lorong dibatasi dinding mengelilingi candi tingkat demi tingkat. Di lorong-lorong inilah umat Buddha diperkirakan melakukan upacara berjalan kaki mengelilingi candi ke arah kanan. Bentuk bangunan tanpa ruangan dan struktur bertingkat-tingkat ini diduga merupakan perkembangan dari bentuk punden berundak, yang merupakan bentuk arsitektur asli dari masa prasejarah Indonesia.


Struktur Borobudur bila dilihat dari atas membentuk struktur Mandala.


Struktur Borobudur tidak memakai semen sama sekali, melainkan sistem interlock yaitu seperti balok-balok Lego yang bisa menempel tanpa lem.


PATUNG Di dalam bangunan Budha terdapat patung – patung Budha berjumlah 504 buah diantaranya sebagai berikut: Patung Budha yang terdapat pada relung – relung : 432 Buah Sedangkan pada teras – teras I, II, III berjumlah : 72 Buah Jumlah : 504 Buah


Agar lebih jelas susunan – susunan patung Budha pada Budha sebagai berikut: 1. Langkah I Teradapat : 104 Patung Budha 2. Langkah II Terdapat : 104 Patung Budha 3. Langkah III Terdapat : 88 Patung Budha 4. Langkah IV Terdapat : 22 Patung Budha 5. Langkah V Terdapat : 64 Patung Budha 6. Teras Bundar I Terdapat : 32 Patung Budha 7. Teras Bundar II Terdapat : 24 Patung Budha 8. Teras Bundar III Terdapat : 16 Patung Budha Jumlah : 504 Patung Budha


Sekilas patung Budha itu tampak serupa semuanya namun sesunguhnya ada juga perbedaannya perbedaan yang sangat jelas dan juga yang membedakan satu sama lainya adalah dalam sikap tangannya yang di sebut Mudra dan merupakan ciri khas untuk setiap patung sikap tangan patung Budha di Candi Borobudur ada 6 macam hanya saja karena macam oleh karena macam mudra yang di miliki menghadap semua arah (Timur Selatan Barat dan Utara) pada bagian rupadhatu langkah V maupun pada bagian arupadhatu pada umumnya menggambarkan maksud yang sama maka jumlah mudra yang pokok ada 5 kelima mudra itu adalah Bhumispara – Mudra Wara – Mudra, Dhayana – Mudra, Abhaya – Mudra, Dharma Cakra – Mudra.


PATUNG SINGA Pada Candi Borobudur selain patung Budha juga terdapat patung singa jumlah patung singa seharusnya tidak kurang dari 32 buah akan tetapi bila di hitung sekarang jumlahnya berkurang karena berbagai sebab satu satunya patung singa besar berada pada halaman sisi Barat yang juga menghadap ke barat seolah – olah sedang menjaga bangunan Candi Borobudur yang megah dan anggun.


STUPA- Stupa Induk Berukuran lebih besar dari stupa – stupa lainya dan terletak di tengah – tengah paling atas yang merupakan mhkota dari seluruh monumen bangunan Candi Borobudur, garis tengah Stupa induk + 9.90 M puncak yang tertinggi di sebut pinakel / Yasti Cikkara, terletak di atas Padmaganda dan juga trletak di garis Harmika.- Stupa Berlubang / Terawang Yang dimaksud stupa berlubang atau terawang ialah Stupa yang terdapat pada teras I, II, III di mana di dalamnya terdapat patung Budha. Di Candi Borobudur jumlah stupa berlubang seluruhnya 72 Buah, stupa – stupa tersebut berada pada tingkat Arupadhatu Teras I terdapat 32 Stupa Teras II terdapat 24 Stupa Teras III terdapat 16 Stupa Jumlah 72 Stupa- Stupa kecil Stupa kecil berbentuk hampir sama dengan stupa yang lainya hanya saja perbedaannya yang menojol adalah ukurannya yang lebih kecil dari stupa yang lainya, seolah – olah menjadi hiasan bangunan Candi Borobudur keberadaanstupa ini menempati relung – relung pada langkah ke II saampai langkah ke V sedangkan pada langkah I berupa Keben dan sebagian berupa Stupa kecil jumlah stupa kecil ada 1472 Buah.


RELIEF Di setiap tingkatan dipahat relief-relief pada dinding candi. Relief-relief ini dibaca sesuai arah jarum jam atau disebut mapradaksina dalam bahasa Jawa Kuna yang berasal dari bahasa Sansekerta daksina yang artinya ialah timur. Relief-relief ini bermacam-macam isi ceritanya, antara lain relief-relief cerita jātaka.


Pembacaan cerita-cerita relief ini senantiasa dimulai, dan berakhir pada pintu gerbang sisi timur di setiap tingkatnya, mulainya di sebelah kiri dan berakhir di sebelah kanan pintu gerbang itu. Maka secara nyata bahwa sebelah timur adalah tangga naik yang sesungguhnya (utama) dan menuju puncak candi, artinya bahwa candi menghadap ke timur meskipun sisi-sisi lainnya serupa benar.


Secara runtutan, maka cerita pada relief candi secara singkat bermakna sebagai berikut :KARMAWIBHANGGA Sesuai dengan makna simbolis pada kaki candi, relief yang menghiasi dinding batur yang terselubung tersebut menggambarkan hukum karma. Deretan relief tersebut bukan merupakan cerita seri (serial), tetapi pada setiap pigura menggambarkan suatu cerita yang mempunyai korelasi sebab akibat. Relief tersebut tidak saja memberi gambaran terhadap perbuatan tercela manusia disertai dengan hukuman yang akan diperolehnya, tetapi juga perbuatan baik manusia dan pahala. Secara keseluruhan merupakan penggambaran kehidupan manusia dalam lingkaran lahir - hidup - mati (samsara) yang tidak pernah berakhir, dan oleh agama Buddha rantai tersebutlah yang akan diakhiri untuk menuju kesempurnaan


LALITAWISTARA Merupakan penggambaran riwayat Sang Buddha dalam deretan relief-relief (tetapi bukan merupakan riwayat yang lengkap ) yang dimulai dari turunnya Sang Buddha dari sorga Tusita, dan berakhir dengan wejangan pertama di Taman Rusa dekat kota Banaras. Relief ini berderet dari tangga pada sisi sebelah selatan, setelah melampui deretan relief sebanyak 27 pigura yang dimulai dari tangga sisi timur. Ke-27 pigura tersebut menggambarkan kesibukan, baik di sorga maupun di dunia, sebagai persiapan untuk menyambut hadirnya penjelmaan terakhir Sang Bodhisattwa selaku calon Buddha. Relief tersebut menggambarkan lahirnya Sang Buddha di arcapada ini sebagai Pangeran Siddhartha, putra Raja Suddhodana dan Permaisuri Maya dari Negeri Kapilawastu. Relief tersebut berjumlah 120 pigura, yang berakhir dengan wejangan pertama, yang secara simbolis dinyatakan sebagai Pemutaran Roda Dharma, ajaran Sang Buddha di sebut dharma yang juga berarti "hukum", sedangkan dharma dilambangkan sebagai roda.


JATAKA DAN AWADANA Jataka adalah cerita tentang Sang Buddha sebelum dilahirkan sebagai Pangeran Siddharta. Isinya merupakan pokok penonjolan perbuatan baik, yang membedakan Sang Bodhisattwa dari makhluk lain manapun juga. Sesungguhnya, pengumpulan jasa/perbuatan baik merupakan tahapan persiapan dalam usaha menuju ketingkat ke-Buddha-an.


Sedangkan Awadana, pada dasarnya hampir sama dengan Jataka akan tetapi pelakunya bukan Sang Bodhisattwa, melainkan orang lain dan ceritanya dihimpun dalam kitab Diwyawadana yang berarti perbuatan mulia kedewaan, dan kitab Awadanasataka atau seratus cerita Awadana. Pada relief candi Borobudur jataka dan awadana, diperlakukan sama, artinya keduanya terdapat dalam deretan yang sama tanpa dibedakan. Himpunan yang paling terkenal dari kehidupan Sang Bodhisattwa adalah Jatakamala atau untaian cerita Jataka, karya penyair Aryasura dan jang hidup dalam abad ke-4 Masehi.


GANDAWYUHA Merupakan deretan relief menghiasi dinding lorong ke-2,adalah cerita Sudhana yang berkelana tanpa mengenal lelah dalam usahanya mencari Pengetahuan Tertinggi tentang Kebenaran Sejati oleh Sudhana. Penggambarannya dalam 460 pigura didasarkan pada kitab suci Buddha Mahayana yang berjudul Gandawyuha, dan untuk bagian penutupnya berdasarkan cerita kitab lainnya yaitu Bhadracari.


ARCA BUDDHA Selain wujud buddha dalam kosmologi buddhis yang terukir di dinding, di Borobudur terdapat banyak arca buddha duduk bersila dalam posisi lotus serta menampilkan mudra atau sikap tangan simbolis tertentu.


Patung buddha dalam relung-relung di tingkat Rupadhatu, diatur berdasarkan barisan di sisi luar pagar langkan. Jumlahnya semakin berkurang pada sisi atasnya. Barisan pagar langkan pertama terdiri dari 104 relung, baris kedua 104 relung, baris ketiga 88 relung , baris keempat 72 relung, dan baris kelima 64 relung. Jumlah total terdapat 432 arca Buddha di tingkat Rupadhatu. Pada bagian Arupadhatu (tiga pelataran melingkar), arca Buddha diletakkan di dalam stupa-stupa berterawang (berlubang). Pada pelataran melingkar pertama terdapat 32 stupa, pelataran kedua 24 stupa, dan pelataran ketiga terdapat 16 stupa, semuanya total 72 stupa.


Dari jumlah asli sebanyak 504 arca Buddha, lebih dari 300 telah rusak (kebanyakan tanpa kepala) dan 43 hilang (sejak penemuan monumen ini, kepala buddha sering dicuri sebagai barang koleksi, kebanyakan oleh museum luar negeri).


Secara sepintas semua arca buddha ini terlihat serupa, akan tetapi terdapat perbedaan halus diantaranya, yaitu pada mudra atau posisi sikap tangan. Terdapat lima golongan mudra: Utara, Timur, Selatan, Barat, dan Tengah, kesemuanya berdasarkan lima arah utama kompas menurut ajaran Mahayana.


Keempat pagar langkan memiliki empat mudra: Utara, Timur, Selatan, dan Barat, dimana masing-masing arca buddha yang menghadap arah tersebut menampilkan mudra yang khas. Arca Buddha pada pagar langkan kelima dan arca buddha di dalam 72 stupa berterawang di pelataran atas menampilkan mudra: Tengah atau Pusat. Masing-masing mudra melambangkan lima Dhyani Buddha; masing-masing dengan makna simbolisnya tersendiri


Sedikit Foto - Foto dari Candi Borobudur


















Semoga Info ini bermanfaat.
Link Sumber :http://asal-usul-motivasi.blogspot.co.id/







Jika Anda berada di luar negeri, di suatu negara yang belum tentu akan Anda kunjungi kembali dalam waktu singkat. Sangat disayangkan bila Anda tidak berbelanja, bukan? Bagi kaum Hawa, tidak mungkin Anda tidak dapat menahan diri untuk tidak berbelanja. Apalagi saat Anda berada di pasar tradisional seperti Chinatown (Singapore, Malaysia) atau Mongkok. Belum lagi saat Anda melihat barang-barang yang sulit Anda jumpai di tanah air. Hehehe… mungkin Anda bisa kalap hingga kartu kredit Anda pun harus bekerja keras. Namun tentu saja kita harus tetap bijaksana ketika berbelanja dan membeli oleh-oleh di luar negeri. Berikut 10 tips berbelanja di luar negeri dari kami:

1. Kenali season dan tempat terbaik untuk berbelanja



Tips berbelanja di luar negeri yang pertama adalah cari tahu tentang sale season di negara yang Anda tuju. Biasanya sale season diadakan pada saat pergantian musim, yaitu antara Januari-Februari atau Juni-Juli. Melancong pada saat sale season akan lebih menguntungkan karena saat itu akan ada banyak diskon-diskon harga. Kumpulkan juga informasi tentang lokasi belanja favorit di negara yang Anda kunjungi.
2. Jangan lupa menawar


Tapi nawarnya nggak perlu sengotot ini juga, ya Klikers! :D

Saat Anda sedang berbelanja di pasar tradisional seperti Chinatown atau Pasar Bugis, jangan ragu-ragu untuk menawar. Pada umumnya, para pedagang pastinya akan mematok harga lebih mahal kepada turis. Anda bisa mencoba dengan menawar sampai 50% lebih murah. Bandingkan juga harga barang yang sama dengan yang dijual di kios-kios sebelahnya.

3. Bandingkan harga

Beberapa produk fashion dengan brand tertentu di luar negeri biasanya harganya akan lebih murah dibandingkan bila kita membelinya di Indonesia. Ijinkan saya menyebut beberapa brand, seperti kaos Giordano dan tas Charles n Keith, harganya cenderung lebih murah dibandingkan bila kita membelinya di Indonesia. Anda bisa mempertimbangkannya bila ternyata harganya tidak beda jauh dengan yang di Indonesia. Untuk barang dari brand yang tidak dijual di Indonesia,well… saya rasa Anda tidak perlu berpikir terlalu lama. Kapan lagi Anda bisa membelinya? :p
4. Jangan kalap

Anda mungkin berpikir: “Kapan lagi saya akan datang ke sini?” Yes, that’s right! Tapi bukan berarti Anda harus membeli semua barang hingga kartu kredit Anda mencapai limit. Berbelanjalah sesuai dengan budget Anda. Pikirkan juga apakah barang yang Anda incar tersebut bermanfaat. Boot musim dingin yang terlihat keren saat Anda membelinya di Korea tidak akan cocok dipakai di Indonesia yang beriklim tropis. Think twice! ^^
5. Gunakan kalkulator

Jika Anda berada di pasar tradisional, Anda akan segera mengetahui bahwa tidak semua pedagang dapat berbahasa inggris. Untuk mengatasi hal tersebut, siapkan kalkulator kecil. Ketikkan angka di kalkulator, lalu sodorkan ke pedagang. Anda juga bisa meminjam kalkulator milik pedagang atau menggunakan kalkulator di ponsel Anda.
6. Pilih oleh-oleh yang unik dan berkesan



Memberikan oleh-oleh untuk kerabat di tanah air seolah menjadi kewajiban bagi kita yang melancong ke luar negeri. Klikers, ingatlah bahwa Anda TIDAK WAJIB untuk membelikan oleh-oleh. Berfokuslah untuk membelikan oleh-oleh bagi orang-orang terdekat di hati Anda seperti keluarga atau sahabat karib. Namun, saya yakin Anda masih bakalan nggak enak hati jika tidak membelikan oleh-oleh sama sekali untuk rekan-rekan kantor Anda. Sedikit tips: pilihlah barang-barang dengan harga promo di mana harganya lebih murah bila Anda membeli dalam jumlah banyak, misalnya promo buy 1 get 1 atau $10 untuk 3 item. Saya pribadi tidak merekomendasikan oleh-oleh dalam bentuk gantungan kunci atau tempelan kulkas (standard banget, bo!). Anda bisa memilih pernak-pernik unik khas budaya lokal atau snack lokal yang unik.

7. Bawa tas belanja dengan ukuran cukup besar

Saat di luar negeri, Anda akan banyak berjalan kaki. Akan lebih praktis bila Anda membawa tas belanja berukuran besar di mana Anda bisa memasukkan barang-barang belanjaan Anda ke tas tersebut. Hal ini tentunya akan meminimalkan risiko salah satu kantung plastik belanjaan Anda tertinggal. Selain itu, dengan membawa tas belanja sendiri berarti Anda telah mendukung gerakan Go Green.

8. Tetap waspada akan barang berharga Anda



pickpocket loves tourist!

Siapa bilang copet hanya ada di Indonesia? Lol. Klikers, saat berbelanja biasanya kita akan terfokus pada barang-barang yang kita taksir/tawar. Tapi tetaplah waspada saat Anda sedang sibuk berbelanja, apalagi jika Anda berada di pasar tradisional yang suasananya cenderung cukup ramai. Pastikan semua retsleting tas Anda tertutup rapat. Jika Anda membawa ransel, Anda bisa menggendongnya di depan. Begitu juga bila Anda membawa tas selempang, posisikan tas Anda di depan tubuh Anda (bukan di samping tubuh).

9. Bawa koper cadangan atau travel bag tambahan


contoh foldable bag

Anda pasti pernah mendengar istilah “koper beranak”. Yup, itulah yang kerap terjadi ketika kita pergi liburan. Saking banyaknya oleh-oleh yang kita beli, mendadak koper kita jadi tidak muat. Untuk menyiasatinya, Anda dapat menyiapkan koper ukuran cabin ataupun travel bag tambahan. Sport bag atau tas yang bisa dilipat (foldable bag) dapat menjadi pilihan Anda. Jangan lupa juga untuk membeli bagasi dalam kiloan yang lebih besar saat Anda membeli tiket pesawat pulang. Jangan sampai Anda di-charge karena bagasi Anda kelebihan beban. Membeli tambahan bagasi di bandara juga biasanya lebih mahal.

10. Tax refund


Tax Free Refund di Changi Airport

Anda dapat melakukan klaim pajak atas barang belanjaan Anda dengan nominal tertentu di beberapa negara. Salah satunya adalah di Singapore. Simpan semua struk belanjaan Anda dan Anda dapat melakukan prosedur tax refund ini di bandara. Jangan ragu untuk mencoba melakukannya karena prosesnya tidak ribet, terutama jika Anda berbelanja cukup mahal. Lumayan lho dapat pengembalian pajaknya.

Klikers, itulah 10 tips berbelanja di luar negeri dari kami. Semoga tips ini dapat membantu bagi Anda yang baru akan pertama kali ke luar negeri.
Yogyakarta adalah kota yang istimewa. Menurut Lonely Planet, bila Jakarta adalah pusat keuangan Jawa, maka jiwanya: Yogyakarta. Yogya, begitu kota ini biasa disapa adalah kota yang menjadi ruh pulau Jawa, kota para intelektual.

Para wisatawan, lokal juga mancanegara, memenuhi Yogyakarta di musim-musim liburan atau akhir pekan yang panjang. Bahkan, Wego melansir, popularitas Yogyakarta mengalahkan Bali saat libur lebaran.

Destinasi favorit para wisatawan di antaranya; Keraton Yogyakarta, Malioboro, Kota Gede, Pantai Parangtritis dan Kebun Binatang Gembira Loka. Selain itu ada juga mobil-mobilan dengan lampu hias di sekitar Alun-alun Kidul. Sedangkan wisata kuliner yang pasti dituju adalah gudeg, soto kadipiro dan bakmi kadin.

Nah, bila Anda sudah pernah mengunjungi tempat-tempat tersebut, Detik melansir 5 tempat liburan yang asyik dan berbeda di Yogyakarta. Berikut daftarnya.

Kalibiru

Kalibiru di Bukit Menoreh, Kulonprogo, barat Yogyakarta sedang jadi pembicaraan para pejalan. Desa wisata ini terkenal dengan pemandangan yang indah dari ketinggian.


Pantai Timang


Pantai ini terkenal karena ada gondola menuju pulau karang di tengah laut. Anda perlu nyali besar untuk menjajalnya. Di sini Anda juga bisa melihat pemandangan pesisir pantai di barisan Gunungkidul.


Pantai Jogan

Pantai lain yang unik dan berbeda adalah Pantai Jogan. Pantai ini memiliki air terjun yang langsung turun ke laut. Sambil menikmati deburan ombak, Anda bisa memandangi air terjun dengan latar pepohonan.


Blue Lagoon

Tempat ini ada di Wododomartani, Ngemplak, Sleman. Nama aslinya pemain Tirabudi tapi kini terkenal dengan nama Blue Lagoon. Airnya jernih. Bila Anda berenang jangan kaget jika dihampiri ikan-ikan kecil.


Desa Kedung Miri

Di Bantul, Yogyakarta, ada Desa Kedung Miri, tepatnya di Kelurahan Sriharjo, Kecamatan Imogiri. Anda bisa melihat perbukitan hijau dan Sungai Oyo. Satu yang paling menarik adalah jembatan gantung yang terbuat dari kayu.

Semoga Info ini bermanfaat ya
Petualangan adalah sesuatu yang sangat menyenangkan, setelah direncanakan dengan matang dan baik, lalu mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan untuk berpetualang. Setelah perjalanan yang panjang, tiba saat akhir sebuah petualangan yang luar biasa. Lalu apakah yang akan Petualang lakukan setelah tiba di rumah?



Kebanyakan dari kita adalah meletakan koper atau backpack lalu segera tertidur untuk sekian lama atau beristirahat selama beberapa hari, sementara yang lain kembali ke rutinitas kerja yang ekstra. Lalu pertanyaannya adalah, apakah hanya sampai disitu sebuah Petualang yang Hebat? Setelah capek merencanakan dan berakhir dengan sesuatu yang biasa. Berikut adalah hal-hal bisa dilakukan setelah perjalanan akan membantu tetap sehat berenergi, merasa hebat.
  • Cek perlengkapan Traveling
Umumnya hal yang sering dilakukan petualang adalah meletakkan koper atas tas begitu saja, namun pernahkah petualang melakukan cek list lagi perlengkapan yang beberapa waktu lalu dibawa? (cek lis kebutuhan bepergian). Cobalah untuk kembali membuka catatan perlengkapan yang dibawa lalu lihat satu persatu apakah barang tesebut masih ada di dalam tas. Beberapa yang perlu diperhatikan adalah dompet, kamera, charger, laptop, Handphone dan banyak barang yang lain.

Jika petualang melakukan perjalanan dengan kendaraan sendiri tidak menjadi masalah, namun bagaimana jika perjalanan dilakukan dengan agen travel. Agen travel biasanya menyewa mobil atau bis kepada pihak ketiga, ini memungkinkan tidak banyak kontrol terhadap kendaraan tersebut. jadi jika ada barang yang tertinggal akan sangat menyulitkan kita. Cobalah untuk melakukan cek ini sebelum meninggalkan hotel, atau setibanya sampai di rumah.
  • Istirahat
Petualang mungkin sudah tertidur dalam bus atau mobil, bahkan pesawat. Namun sepertinya hal itu tidak cukup untuk membuat tetap bersemangat. Memang, berpetualang membutuhkan banyak energi, itulah mengapa harus sehat ketika melakukan petualangan. Nah, setibanya di rumah cobalah untuk fokus beristirahat dengan tidur yang berkualitas. Pastikan kamar dalam keadaan tenang dan tanpa gangguan. Matikan alat komunikasi adalah sesuatu yang bijak agar tidak terganggu. Kabarkan lewat grup atau media sosial apa saja kalau petualang sedang istirahat.

Dengan tidur yang berkualitas akan membantu petualang kembali ke kehidupan rutinitas dengan mudah dan full energy.



  • Coba buka foto dan video Petualangan
Pernahkan mendapati foto petualangan yang sudah begitu lama sehingga ketika melihat foto tersebut masih ingat ingat lupa? Nah, agar tidak terjadi segera sortir foto-foto perjalanan wisata tersebut. Pindahkan ke media lain seperti laptop yang mudah untuk dilihat. Jangan sampai menumpuk dalam memori card, bisa dibayangkan jika foto menumpuk di memori card bisa-bisa lupa banyak tertimpa dan pada suatu waktu ternyata memori card sudah penuh.

Rapikan foto-foto tersebut dan masukan dalam folder yang mudah di akses, lebih bagus masukan dalam folder khusus gambar. Lalu membuat sub-folder didalamnya. Cobalah untuk memberi tanggal atau keterangan dalam folder tersebut, contohnya : 2014.05.05 Perjalanan wisata di Dieng. Jika sudah terlalu lama menumpuk file foto, kemungkinan besar lupa akan bagaimana cerita petualangan itu terjadi. Untuk Video bisa dimasukan dalam folder tersendiri agar mudah diakses.
  • Menulis
Banyak momen-momen yang menarik ketika sedang melakukan petualanga yang hebat. Akahkan itu hanya menjadi sebuat catatan dalam kenangan tak terungkap? Cobalah menuliskan sesuatu momen yang sangat menarik, yang sangat hebat. Dan sampaikan itu kepada orang lain. Hanya dengan menulis saja, akan membuat kenangan tesebut tetap tajam dan luar biasa.
  • Berbagi Kebahagian
Coba susun foto-foto petualangan yang sudah dilakukan, atau video yang sudah direkam. Urutkan menurut cerita dan waktu perjalanan wisata tersebut dilakukan. Lalu berbagilah kebahagian petualangan yang Hebat kepada semua orang baik lewat Facebook, Twitter, Instagram, Path, Foursquare, Youtube, Google+ dan masih banyak lagi media-media sosial.

Atau berbagi kepada petualang lain yang menyukai tantangan, dengan berbagi kita akan sedikit banyak membantu orang lain yang membutuhkan informasi tentang tempat wisata tersebut. Baik kondisi terbaru tempat tersebut, harga tiket maupun akomodasi dan bagaimana cara mengakses tempat-tempat tersebut.
  • Rencanakan Petualangan Lagi
Banyak dari Petualang masih merasa bersemangat lagi untuk traveling setelah beberapa minggu yang lalu melakukan perjalanan wisata. Nah untuk tetap bisa menikmati traveling, cobalah untuk merencanakan petualangan lagi untuk beberapa waktu kedepan. Tidak harus ke tempat yang jauh, bisa dilakukan di dalam kota atau kabupaten lain.


Merencanakan Pertualangan

Cobalah untuk melihat kalender, kapan bisa dilakukan dan apa kendalanya. Kalau perlu untuk melakukan cuti libur, bisa dilakukan saat itu pula kan? Sehingga tidak mengganggu kegiatan bisnis dan tugas kantor. Atau lihatlah libur panjang beberapa minggu kedepan yang mungkin ada. Lingkari hari itu, dan mulailah membuat rencana wisata yang realistis.
Menyenangkan apabila perjalanan wisata sesuai dengan rencana yang diharapkan. Namun, ada beberapa problem yang perlu di antisipasi ketika Petualang akan melakukan perjalanan wisata. Kalau kemarin sudah dibahas bagaimana merencanakan wisata, nah sekarang saatnya untuk mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum tiba saatnya berwisata.


Travel Plan Coretan Petualang

Selain mempersiapkan berbagai kebutuhan selama perjalanan wisata, berapa hal juga perlu dipersiapkan agar tidak menjadi kendala selama berpetualang. Padahal, berpetualang adalah hal bebas, dimana tidak ada lagi persoalan kantor, urusan tagihan dan berbagai hal yang mungkin saja jadi masalah. Tips ini juga berguna saat akan mudik ke kampung halaman meninggalkan rumah yang ada di kota.
  1. Hubungi Tetangga Rumah. Mempunyai tetangga memang suatu yang menyenangkan tersendiri. Bagaimanapun repotnya, bisa minta tolong apabila ada masalah. Kecuali memang Petualang mempunyai pembantu yang siap sedia untuk menjaga rumah. Coba hubungi tetangga atau say berpamit ria ketika hendak pergi untuk beberapa lama. Selain berpamitan juga bisa menjadi ‘perpanjangan lidah’ ketika ada tamu, atau kiriman paket yang datang kerumah.
  2. Selain tetangga, keluarga juga bisa dimintai tolong menjaga rumah dan peliharaan, apabila punya keluarga disekitar komplek rumah. Tetangga atau keluarga selain membantu menjaga rumah juga sekaligus merawat beberapa hewan peliharaan, seperti ayam, ikan hias, kucing, ataupun burung. Dengan memberikan kepercayaan dan sedikit “tips” kepada mereka, perjalananpun menjadi ringan bukan?
  3. Hitung Perkiraan Biaya Perjalanan.Membawa uang cash seperlunya sangat aman ketika melakukan traveling. Hitunglah berapa perkiraan uang yang akan dikeluarkan selama berpetualang, sehingga tidak lagi ada persoalan kehabisan uang selama perjalanan berwisata. Beberapa kebutuhan yang mungkin saja keluar adalah biaya bahan bakar, makan, jalan tol, penginapan, oleh-oleh, obat, snack dan jajanan, pulsa dan lain sebagainya. Apabila berwisata di tempat yang jauh dari keramaian, usahakan membawa uang cash lebih sebagai cadangan.Tempat wisata seperti pegunungan, pantai dan danau di Indonesia kebanyakan tidak menyediakan ATM didekatnya. Agar tidak kehabisan uang ketika di tempat wisata, ada baiknya membawa cadangan uang cash untuk kebutuhan mendadak.
  4. Hari Pertama Yang Super Sibuk. Ketika berada di tempat wisata, dimana Petualang belum pernah kesana sebelumnya. Biasanya kebingungan dengan tempat tersebut, misalnya dengan kondisi kota atau pedesaan, letak hotel, restoran dan peta jalan. Nah, agar tidak seperti “ayam kehilangan Induknya’’ sebaiknya di hari pertama disiapkan secara maksimal kondisi lokal yang ada di tempat tersebut untuk kelancaran dihari berikutnya. Kalau pelupa, sebaiknya dicatat dalam handphone atau secarik kertas sehingga apabila membutuhkan tempat-tempat tersebut bisa cepat untuk menuju kesana.
  5. Tempat yang perlu diingat adalah penginapan, mesin ATM, kantor / pos polisi, warung makan, SPBU, jalur / jalan searah, tempat wisata lain, jalan keluar kota, dan jalan tol.
  6. Rencanakan Rute Wisata.Teknologi sudah berkembang pesat, terutama tentang mapping. Sudah tidak saatnya lagi membawa peta kertas di setiap petualangan wisata atau bertanya pada orang lokal setiap kebingungan mencari jalan. Untuk menghindari “boros waktu” selama berpetualang, sebaiknya rencanakan dulu tempat-tempat yang akan dikunjungi. Dengan merencanakan rute jalan untuk menuju tempat wisata, akan mempercepat menuju tempat-tempat tersebut.Misalnya ketika berkunjung ke Jogjakarta, “boros waktu’’ apabila tempat pertama candi Ratu Boko kemudian tempat kedua Keraton Jogja sementara di tempat ketiga adalah candi Prambanan.Saat ini dengan bantuan GPS atau Digital Maps yang hampir ada di semua smatphone akan memudahkan menemukan tempat wisata atau rute yang akan dikunjungi. Atau kalau terpaksannya tidak ada, yaa harus beli peta manual atau print dari google maps lalu lingkari tempat yang akan dikunjungi.
  7. Tidak Terima Panggilan Telepon.Merujuk pada peraturan pemerintah UU No.22 Tahun 2009 tentang adanya larangan melakukan kontak telepon atau sms saat berkendaraa memang dirasa baik. Saat menerima panggilan atau membalas sms, konsentrasi berkendara hampir berkurang hingga 50%. Memang sangat berisiko.Kalau menggunakan mobil, memang sebaiknya sudah persiapkan handphone untuk bisa di load speaker agar bisa menjawab seketika. Paling baik, apabila ingin berkomunikasi lama, sebaiknya berhenti di pinggir jalan. Jalan lupa nyalakan lampu sein samping.
  8. Googling Tempat Wisata.Googling tempat yang akan dikunjungi sebelum melakukan petualang sangat dianjurkan. Dengan googling selain untuk mempersiapkan rute perjalanan, juga bisa menemukan informasi “rahasia” tentang tempat tersebut. Jangan melakukan googling setelah berada di tempat wisata, karena itu hanya akan membuang-buang waktu.Petualang ketika googling mungkin akan menemukan berbagai tips yang menarik seputar tempat wisata yang akan dikunjungi.
  9. Lihat Ramalan Cuaca.Cuaca adalah faktor paling besar yang mempengaruhi kondisi petualangan, terutama hujan. Cuaca paling mudah saat berpetualang adalah pada saat musim hujan atau kemarau, namun sangat sulit pada saat musim pancaroba karena memang sulit memprediksi cuaca saat pergantian musim. Karena bisa jadi cerah dipagi hari namun hujan mulai siang sampai malam.Bagaimana cara memeriksa cuaca? Banyak cara seperti menonton berita pagi di stasiun televisi atau aplikasi weather yang ada di smartphone saat ini. Biasanya ada ramalan cuaca selama 1 bulan kedepan. Ya kembali lagi ke persoalan, namanya juga ramalan cuaca, bisa jadi tepat bisa jadi tidak terjadi. Namun denga melihat kondisi cuaca, Petualang dapat mempersiapkan segala sesuatu yang akan terjadi ketika berada di tempat wisata.
  10. Daftarlah Perlengkapan “Kecil” Dengan mandaftar atau membuat catatan tentang barang-barang ‘kecil’ yang akan dibawa berpetualang, akan tidak merepotkan ketika chek out dari penginapan. Beberapa barang mungkin saja tertinggal di penginapan, bagaimana kalau barang tersebut adalah kunci rumah? Sementara Petualang sudah melakukan setengah perjalanan pulang. Repotkan?Dengan membuat daftar dan mencatatnya ketika akan keluar dari penginapan akan mencegah kehilangan bahkan masalah yang lebih merepotkan.
Demikian , semoga info ini membantu anda
Untuk masuk Eropa, Anda memerlukan Visa Schengen yang dapat diurus melalui Kedutaan Besar salah satu negara ini: Austria, Belgia, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Islandia, Italia, Luxembourg, Belanda, Norwegia, Portugal, Spanyol, Swedia, Ceko, Estonia, Hongaria, Latvia, Luthuania, Malta, Polandia, Slovakia, Slovenia, Cyprus, Romania, Bulgaria, dan Swiss. Ingat, Inggris tidak termasuk Schengen, jadi harus apply terpisah di Kedutaan Inggris. Jadi dengan satu visa, kita bisa bebas masuk ke negara-negara di Eropa. Makin tidak sabar untuk segera jalan-jalan ke Eropa bukan?
Berikut 10 tip terbaik agar perjalanan Anda ke Eropa hemat.

1. RISET YANG BENAR

Rencanakan dengan benar perjalanan Anda. Belilah buku panduan yang bagus seperti “Lonely Planet Europe on a Shoestring”, atau tanya di milis/forum/kenalan yang pernah ke sana. Buatlah jadwal perjalanan secara rinci supaya Anda bisa book transportasi dan penginapan jauh-jauh hari sebelumnya sehingga dapat harga lebih murah. Tidak usah terlalu ambisius mengunjungi banyak kota atau negara dalam waktu singkat karena akan semakin mahal. Tinggal di pinggiran kota atau di pedesaan akan lebih hemat. Jalan-jalan di Eropa Timur lebih murah daripada Eropa Barat. Budget per hari sekitar €40 di Eropa Barat, kecuali di Swiss yang supermahal. Eropa Timur lebih murah, budget sekitar €30/hari, kecuali Rusia dan Ukraina. Budget ini cukup untuk akomodasi, makan dan naik transportasi lokal. Beli langsung mata uang Euro dari Indonesia.

2. DATANG PADA MUSIM YANG TEPAT

Sediakan waktu minimal 2 minggu. Kalau kurang dari itu sama aja cuma ‘nyape-nyapein’ badan. Tidak worth it dengan biaya tiket pesawat. Jangan pergi ke Eropa pada saat peak season, bulan Juni-Agustus saat itu musim panas sehingga banyak orang lokal berlibur. Jangan juga pergi pada minggu-minggu mendekati Natal dan Tahun Baru. Selain manusia tumpah ruah di mana-mana, antrean panjang, harga melambung naik, susah pula mendapatkan penginapan dan transportasi. Orang Eropa, terutama Perancis dan Italia, sangat menghargai kualitas hidup. Mereka akan cuek menutup toko atau hostel untuk menikmati liburan dengan keluarganya sendiri.

3. BERBURU TIKET PESAWAT TERMURAH

Pengeluaran terbesar ke Eropa ada pada harga tiket pesawat dari Indonesia. Pastikan Anda berburu tiket jauh-jauh hari sebelumnya. Bila Anda punya Frequent Flyer, manfaatkan point reward-nya dengan mendapatkan tiket gratis sedekat mungkin dengan kota tujuan. Usahakan ambil tiket yang open jaw, artinya pergi dan pulang dari negara berbeda. Contohnya pergi ke Frankfurt pulang dari Roma. Dengan demikian bila sudah sampai Roma, tidak perlu lagi buang waktu dan dana untuk kembali ke Frankfurt. Penerbangan antar kota/negara di Eropa pun boleh dicoba. Dengan maraknya low cost airlines, seperti Ryan Air atau Easy Jet, akan jauh menghemat waktu dan biaya dibanding naik kereta.

4. ‘NEBENG’ ATAU MENGINAP DI HOSTEL

Menginap paling hemat kalau ada tebengan di rumah saudara atau teman di sana. Kalau pede, bisa juga menginap gratis di rumah orang yang bisa kita kenal lewat couchsurfing.com. Tapi kalau mau dapat banyak teman sesama traveler dan malas berhutang budi, menginaplah di hostel. Paling murah kalau tidurnya di dorm, ‘rame-rame’ satu kamar di tempat tidur susun dengan fasilitas kamar mandi. Hitungan harganya per bed per night. Pesan hostel bisa via online dari website-website yang menampilkan informasi tentang hostel.

5. TIDUR DI KERETA API MALAM

Untuk melintasi negara-negara di Eropa, paling efektif dan efisien naik kereta api. Untuk menghemat biaya menginap, naiklah kereta malam hari untuk sampai keesokan harinya sehingga tidak usah membayar penginapan lagi. Gerbong kereta Eropa terbagi 3 jenis dengan urutan termahal sampai termurah, yaitu Sleeper yang terdiri dari 4 tempat tidur dalam 1 kompartemen, Couchettes yang terdiri dari 6 tempat tidur, dan Compartment yang terdiri dari 6 orang (3-3) di dalam 1 kompartemen. Bila Anda berencana pergi ke banyak negara di Eropa Barat, sebaiknya beli Eurail Pass yang berupa tiket kereta api terusan ke semua negara Uni Eropa. Tiket terusan ini tidak berlaku bagi kewarganegaraan Eropa jadi tidak dijual di sana. Di Indonesia bisa beli di travel agent atau beli online di eurail.com. Tapi kalau hanya bepergian 3 negara saja atau hanya ke Eropa Timur saja, lebih baik beli tiket ‘ketengan’ langsung di stasiun.

6. MAKAN DI KAKI LIMA

Makan di restoran jelas mahal, dan pula kita harus membayar service charge beserta tip. Solusinya lebih baik membeli makan di kaki lima saja. Untuk ukuran orang Indonesia, jajanan pinggir jalan di Eropa cukup mengenyangkan. Pilihannya sosis, burger, kebab, crepes, dll, dengan porsi besar. Kalau mau makan yang agak berat, manfaatkan hostel yang menyediakan paket sarapan atau makan malam dengan harga murah. Harga makanan dan minuman di hostel dijamin lebih murah daripada di luar. Mau lebih murah lagi? Bila hostel memiliki dapur, belilah bahan makanan di supermarket lalu masak di hostel, contohnya frozen food, sandwich, telur. Nasi termasuk mahal di Eropa, di hostel pun tidak disediakan rice cooker. Jadi beranilah untuk melupakan makan nasi. Makan juga ada triknya. Makan besar dua kali sehari, contohnya jam 11 siang dan jam 6 sore, atau jam 2 siang dan jam 9 malam. Di antaranya, belilah camilan atau roti di supermarket. Kalau ogah rugi, bawalah makanan kering dari Indonesia seperti mi instan, abon, sambal, juga kopi instan.

7. BAWA BOTOL MINUM

Sebotol air putih di Eropa harganya bisa mencapai 2 Euro (sekitar Rp 27 ribu). Jadi lebih baik bawa botol minum dan refill airnya di kran, bisa di water fountain atau di toilet umum. Tidak usah khawatir, air di sana bisa langsung diminum. Lagipula air putih itu sehat bukan?

8. MINIMALISASI TIKET MASUK

Masuk monumen, museum, tempat atraksi, harga tiketnya tidak murah. Maka pergilah ke tempat yang benar-benar Anda ingin pergi. Kalau sekedar mau bikin foto-foto untuk membuat iri teman, lebih baik tidak usah naik ke Menara Eiffel – cukup berdiri di depannya tanpa membayar tiket. Banyak aktivitas yang gratis di Eropa, misalnya berjalan kaki menyusuri pedestrian dan kanal, nongkrong di plaza, nonton pemusik jalanan, atau piknik di taman umum. Carilah info dari hostel atau sesama traveler tentang museum mana yang gratis atau bahkan dugem gratis yang disponsori diskotik. Bila Anda punya tekad kuat untuk memasuki semua tempat tujuan wisata dan tinggal lebih dari 4 hari di suatu kota, belilah tiket terusan. Contohnya Paris Pass atau London Sightseeing Pass yang mencakup ratusan museum, galeri, tempat wisata, gratis buku panduan, bahkan termasuk transportasi publik seperti metro dan bus.

9. TRAVEL LIGHT

Supaya murah dan mudah, bagasi pesawat jangan lebih dari 15 kg dan tas tangan tidak lebih dari 7 kg. Paling praktis dengan membawa ransel, itupun maksimal 10 kg supaya enggak keberatan. Jangan membawa kebanyakan pakaian dan alas kaki, sesuaikan dengan musim agar tidak perlu membeli lagi. Rajinlah mencuci baju. Bawa detergen dari Indonesia dan cuci baju dengan tangan 1-2 potong sekalian mandi karena biasanya hostel melarang mencuci baju kalau tidak di mesin cuci koin. Untuk praktisnya, bawalah dalaman yang sekali pakai lalu dibuang. Masih merasa keberatan membawa ransel? Bila berencana untuk day trip ke suatu tempat, taruhlah barang di locker yang disediakan di stasiun kereta api. Bawa hanya yang penting saja, seperti dompet, kamera, dokumen, ponsel di dalam tas kecil.

10. SEMAKIN MUDA SEMAKIN MURAH

Usia itu berpengaruh dengan murahnya perjalanan di Eropa. Bila Anda berusia kurang dari 25 tahun maka Anda akan mendapat diskon 35% untuk Eurail Pass. Kalau Anda masih bersekolah, manfaatkanlah kartu pelajar. Dengan kartu itu bisa dapat diskon sampai 50% di museum dan objek wisata lainnya. Pelajar tidak terbatas untuk SMA saja, tapi juga untuk pelajar S1, S2 dan S3. Jadi meskipun tua, kemungkinan murah masih ada, asal berstatus pelajar. Sayangnya tidak semua tempat menerima kartu pelajar Indonesia, maka dari sekarang buatlah kartu ISIC 

Blog Archive